Dancing between Art Installations
18028
post-template-default,single,single-post,postid-18028,single-format-standard,theme-bridge,bridge-core-1.0.6,woocommerce-no-js,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,footer_responsive_adv,qode-content-sidebar-responsive,columns-4,qode-theme-ver-18.2,qode-theme-bridge,qode_advanced_footer_responsive_1000,qode_header_in_grid,wpb-js-composer js-comp-ver-6.0.5,vc_responsive

Dancing between Art Installations

Have you ever got an invitation to enter the world of magic?
/as you went further, you found…
a room crowded with pure white,
a space fulfilled with dots,
a universe overflowed with subtle rainbow
/into the further, you got yourselves…
stranded in a giant red bubble,
got lost in iron-labyrinth of time
mesmerized by millions of flying kites
lost your meek mind amid blood swept-land and sea of red
/into the further, you were…
suffocated in the world of strings,
perplexed by undulating curves,
magnetized by hidden desires,
yet silenced by such a plenary beauty
<<IFS>>

Kali ini kulturRa.net akan mengulas tentang Art Installations (instalasi seni). Seni ini berbasis ruangan dan berhubungan dengan karya tiga dimensi atau lebih, yang biasanya didesain untuk mentransformasikan dan menghadirkan persepsi tertentu pada ruangan/ lahan/ objek. Instalasi seni mulai berkembang sejak 1960, walaupun root/ akarnya teridentifikasi berasal dari masa jauh sebelum 1960-an. Melalui instalasi seni, para seniman mengajak kita untuk memasuki dunia atau ruang persepsi mereka. So here are our selected work of arts…

1. ” Untitled (White Library)”, 2004-2006 – Wilfredo Prieto
Perpustakaan putih karya Wilfredo Prieto ini merupakan bagian permanen dari Museum of Old and New Art (MONA), Hobart, Tasmania. Media yang digunakan adalah buku-buku berwarna putih, rak-rak buku, serta pelengkapnya yaitu meja dan kursi. Tim kultuRa.net berkesempatan mengunjungi instalasi ini pada bulan Desember 2014 di MONA Tazmania. Di ruang ini, Prieto mengisahkan nosi tentang “the importance of the books that are never read”.

White Library (Photo collection of KulturRa.net, date 15 Dec 2014)

2. “Blood Swept Lands and Seas of Red”, 2014 – Paul Cummins & Tom Piper
Instalasi seni ini dibuat di Menara London pada 17 Juli- 11 November 2014 untuk memperingati seratus tahun pecahnya Perang Dunia I. Dalam pembuatan karya ini, Paul Cummins sebagai seniman pembuat keramik, sedangkan Piper sebagai perancang desain konseptual untuk tata letaknya. Karya seni ini terbuat dari 888.246 bunga poppy merah yang terbuat dari keramik, yang merepresentasikan prajurit yang terbunuh dalam peperangan. Tiap poppy merah itu dijual dan hasilnya didonasikan untuk lembaga amal. Karya ini menarik perhatian lebih dari 5 juta pengunjung.
&nbsp
Collection of:
https://www.paulcumminsceramics.com
collection of:
https://www.paulcumminsceramics.com

3. “Leviathan”, 2011 – Anish Kapoor
Instalasi ini dipamerkan di Grand Palais – Paris dalam Monumenta Project 2011. Karya ini diciptakan dari PVC (yang digelembungkan) berdimensi 33.6×99.89×72.23 meter. “Balon raksasa” tersebut terdiri dari 4 bagian yang saling terkoneksi. Interiornya berwarna merah tembus cahaya. Saat memasuki labirin balon ini, pengunjung akan dibuat seakan-akan berada di dalam rahim. Instalasi ini sangat membutuhkan ketelitian, karena jika meleset 1 mm saja, maka akan menyebabkan kerutan, dan hal tersebut tidak dapat ditoleransi.
&nbsp
collection of http://anishkapoor.com/684/leviathan
collection of http://anishkapoor.com/684/leviathan
4. “Plexus A1”, 2015 – Gabriel Dawe
Plexus merupakan seri instalasi seni karya Gabriel Dawe yang menggunakan ribuan benang yang ditambatkan ke pemancang/dinding/atap. Instalasi tersebut merupakan representasi visual spektrum cahaya. Instalasi kontemporer ini sangat indah, berwarna seperti pelangi yang tembus cahaya, dan memberi kesan prismatik 3 dimensi berukuran besar. Serial Plexus ini terdiri dari puluhan karya, antara lain Plexus No.2: Convergence (2010) yang dipamerkan di Conduit Gallery – Dallas, Plexus No. 23.1 (2013) di Museum Rijswijk – Netherlands, Plexus No. 25 (2014) di Contemporary Art Museum Raleigh, Plexus A1 (2015) di Renwick Gallery of the Smithsonian American Art Museum – Washington, Plexus No.35 (2016) di Toledo Museum of Art.
&nbsp
Plexus A1
collection of https://gabrieldawe.com
Plexus no.35
collection of https://gabrieldawe.com
Plexus no.25
collection of https://gabrieldawe.com
5. “Dots Obsession”– Yayoi Kusama
Kalian yang pernah mengunjungi Museum MACAN – Jakarta pada bulan Mei-September 2018 pasti tidak asing dengan Yayoi Kusama. Kumpulan karyanya ditampilkan kembali di museum tersebut dengan tajuk “Yayoi Kusama: Life Is the Heart of a Rainbow”. Seperti dikenal, banyak instalasi seni Yayoi yang terinspirasi dari bentuk dots (bulatan, lingkaran, bola, dan titik). Life is the Heart of a Rainbow menyajikan beberapa karya antara lain “Narcissus Garden” yang berupa bola-bola cermin yang tersebar luas di ruang pameran. Ada pula instalasi berbagai bola polkadot dalam “Dots Obsession”, dan “The Spirits of The Pumpkins Descended Into the Heavens” yang berupa ruang polkadot hitam dan kuning. Kemudian terdapat “Infinity  Mirrored Room – Brilliance of the Souls” dengan media kaca, panel kayu, LED, besi, panel akrilik. Instalasi ini menghadirkan realita tak terbatas. Lalu “The Obliteration Room” menghadirkan ruangan putih dan berisi mebel serba putih. Yang menarik dari instalasi ini adalah pengunjung dapat berinteraksi dengan menempatkan stiker bulat berwarna-warni hampir di semua penjuru ruangan (kecuali plafon), sehingga di akhir pameran, ruangan yang semula putih tersebut hampir tertutup dengan dots berwarna warni.
&nbsp
Dots Obsession
collection of https://www.museummacan.org/
The Spirits of The Pumpkins Descended Into the Heaven
collection of https://www.museummacan.org/

The Obliteration Room
collection of https://www.museummacan.org/
Resources:

Art Installations a Visual Guide, Roads Publishing, Ireland, 2016

https://en.wikipedia.org/wiki/Installation_art

https://www.arthistory.net/installation-art/

https://paulcumminsceramics.com/blood-swept

https://aniskapoor.com/684/leviathan

https://www.gabrieldawe.com

https://www.museummacan.org/exhibition/yayoi-kusama-life-is-the-heart-of-a-rainbow?lang=id



1
Hi there, need help?
Visit Us On FacebookVisit Us On Instagram